Under Blog, Added at 2016-02-16 19:12:25

Yes. Inilah pengumuman yang sudah ditunggu oleh paling tidak 120-an orang, peserta lomba menulis dengan tema: campaign ‘book addict is the new sexy’ Januari 2016 kemarin dalam rangka perayaan ulang tahun Penerbit Stiletto Book ke-5. Pasti pada deg-degan dan harap-harap cemas, ya? Siapakah ketiga pemenangnya? Dan siapakah yang akan menjadi duta membaca pilihan Stiletto Book?

Perkenalkan, kami dari Stiletto Book, (Herlina P Dewi, PimRed Stiletto Book; Weka Swasti, Editor Stiletto Book; Carolina Ratri, Marketing Stiletto Book; dan Pay Himma, Sekretaris dan Keuangan Stiletto Book), sudah mengunjungi tulisan teman-teman satu per satu. Kami bahkan sampai minta tambahan waktu agar bisa lebih fokus membaca dan tidak terburu-buru menentukan para pemenangnya. Sumpah deh, alot banget diskusi menentukan pemenangnya tadi siang.

Well, rasanya sangat menyenangkan bisa membaca tulisan teman-teman, para book addict.  Dari sana, kami pun semakin yakin bahwa minat baca yang rendah memang disebabkan oleh banyak faktor, seperti: buku tidak diperkenalkan sejak dini, kurangnya akses ke sumber buku (toko buku, perpustakaan, dll), kurangnya peran pemerintah, harga buku yang mahal, kurangnya kesadaran akan pentingnya membaca buku, dan seterusnya–masih banyak. Dari tulisan teman-teman juga (dan komen-komen yang ada di tulisan tersebut), semakin membuat Stiletto Book semangat (yes, kami selalu semangat!) untuk mengupayakan agar kegemaran membaca bisa meningkat, tentunya dengan bantuan teman-teman semua, para pembaca.

Berikut sedikit kesimpulan dari kami tentang kebiasaan gemar membaca buku, yang sebagian kami rangkum dari hasil tulisan teman-teman:

  1. Menumbuhkan minat baca bisa dimulai dari diri kita sendiri, biasakan membawa buku ke mana pun kita pergi. Biasakan membaca buku di mana pun, selagi sempat. Tunjukkan pada orang-orang bahwa membaca buku itu mengasyikkan. Membaca buku itu seperti menemukan dunia baru yang hanya bisa kita rasakan jika melakukannya. Monkey see, monkey do. Jika orang lain sering melihat kita asyik baca buku, maka, mereka pun akan penasaran, lalu tertular. Semoga.
  2. Minat baca rendah biasanya dikarenakan sejak kecil mereka tidak diperkenalkan dengan buku oleh orangtuanya/gurunya. Di beberapa tulisan bahkan ada yang mengungkapkan bahwa mereka (anak-anak kecil di sebuah desa) hanya tahu buku pelajaran saja. Mereka tidak tahu ada buku cerita anak ataupun ada novel-novel remaja yang seru untuk dibaca. Peran pemerintah memang sangatlah besar dalam hal ini, buku harus masuk desa melalui perpustakaan daerah, perpustakaan keliling atau taman bacaan masyarakat. Tidak sekadar slogan saja. Namun, jika berharap kepada pemerintah terdengar terlalu muluk. Kita bisa memulainya dengan menyumbangkan buku-buku layak baca jika ada lembaga swadaya yang sedang mengadakan charity. Kita bisa mendonasikan buku kepada sekolah/taman baca/panti asuhan yang membutuhkannya. Tinggal googling, cari gerakan yang sedang membutuhkan sumbangan buku, lalu, donasikan seikhlasnya. Percayalah, buku teman-teman yang didonasikan, akan diganti dengan yang baru. Akan ada rezeki yang mengalir, akan ada buku-buku baru berdatangan. Tuhan bekerja dengan cara yang misterius, katanya.
  3. Jika sudah menjadi ibu, berikan buku sebagai hadiah saat momen-momen spesial si kecil. Biasakan, mengajak si kecil ke toko buku, ke perpustakaan kota, ataupun ke taman bacaan yang ada di daerah teman-teman, paling tidak sebulan sekali. Bacakan dongeng sebelum anak tidur, kelilingi anak dengan buku, maka dia akan mencintainya.
  4. Jangan protes jika sekarang jenis buku tertentu dikenakan PPN 10%, jangan protes jika PPH penulis 15%, pun jangan protes jika harga kertas sekarang semakin mahal. Berharap ke pemerintah seperti meminta salju turun di Jogja #eaa. Terimalah. Pemerintah Indonesia memang ‘belum ramah buku’. Terima saja. Kita bisa tetap membaca buku dengan menabung terlebih dahulu. Atau ke perpustakaan. Atau ke taman bacaan. Atau bisa barteran buku dengan sahabat. Banyak cara agar kita bisa tetap mencintai buku. Tetap terimalah kebijakan pemerintah ini, sembari menyusun gerakan/aksi sosial agar Pak Jokowi, Pak Anies Baswedan, dan jajarannya, nantinya bisa peduli pada kebiasaan membaca ini, memasukkan tugas membaca buku umum (tidak hanya buku pelajaran) dalam kurikulum sekolah, demi kemajuan negara tercinta. Ada yang punya usul untuk Stiletto Book? Mungkin kita bisa melakukan aksi massal? Hihi.
  5. Jika teman-teman punya banyak buku dan mau memberikan sumbangsih pada lingkungan, bukalah taman bacaan kecil-kecilan. Buku apa saja, mulai dari buku anak, remaja, ataupun parenting. Percayalah, jika mereka bisa mendapat manfaat dari buku-buku yang kalian pinjamkan, maka akan ada kebahagiaan lain yang teman-teman terima. Percaya pada prinsip tabur-tuai, kan? Yuk, lakukan! Jangan menunggu koleksinya banyak dulu, karena koleksi akan bertambah dengan sendirinya. Nih, ada program Kado Buku Stiletto yang memang merupakan charity program untuk taman bacaan ataupun kedai kopi.
  6. Memberikan kado buku kepada teman/atasan/adik/pasangan yang sedang merayakan ultah termasuk salah satu cara menularkan gemar membaca pada orang-orang terdekat.
  7. Upload buku yang sedang kalian baca di sosial media: facebook, instagram, path, twitter, dll. Tularkan gemar membaca melalui medsos. Manjakan mata followers/friendlist kita dengan buku yang kita punya. Kebiasaan ini akan menular kok. Awalnya mereka pasti penasaran. Lalu, mereka akan bertanya, meminjam, kemudian mulai merasakan keasyikan membaca. Kemudian jadilah book addict seperti kita, yang mau menyisihkan uang untuk membeli buku, membeli kesenangan.
  8. Ada sebuah tulisan yang mengusulkan bahwa perusahaan-perusahaan besar sebaiknya menyediakan reading corner untuk para pegawainya. Yup, Stiletto setuju sekali. Perusahaan besar pasti bisa menyisihkan sedikit profitnya untuk kesenangan para pegawainya. Buku kan bisa mengurangi stres, ya? Ayo, provokasi atasan/bos kalian untuk membuat pojok baca di kantor, yang bukunya bisa dipinjam untuk dibawa pulang. Seperti di kantor Stiletto ini, lho. Hehe, ya iyalah ya. Kami malah memberikan free buku setiap kali terbit buku baru untuk para Stiletto’s Girls, pegawai-pegawai Stiletto, tanpa terkecuali. Termasuk petugas bersih-bersih kantor juga kami beri buku gratis.
  9. Last but not least: keep calm and read book. Teruslah membaca buku, karena kalian semua menjadi smart and sexy dengan membaca buku.

Itulah beberapa kesimpulan yang bisa kami tarik dari tulisan teman-teman. Sebagai warga negara global, tentunya kita ingin bisa memberikan manfaat kepada lingkungan sekitar, kan? Yuk ah mulai sekarang, lebih rajin lagi menularkan kebiasaan membaca buku ke orang-orang terdekat, baik melalui aksi nyata dengan membaca buku di public area, mengunggah koleksi buku ke sosial media, mendatangi perpustakaan sekolah/daerah, ataupun membuka taman bacaan kecil-kecilan di rumah. Bangun negara Indonesia dengan buku. Karena buku, tidak hanya membuka wawasan baru, tapi juga bisa membuka kesempatan baru, menambah jaringan pertemanan, mempertajam pola pikir, serta membuat negara Indonesia bisa maju seperti Singapore, Korea, ataupun Jepang. Negara-negara di Asia yang memiliki indeks membaca jauh lebih baik dibandingkan negara kita.

 

“Aku rela dipenjara di mana pun asalkan bersama buku.

Karena dengan buku, aku bebas.” – Bung Hatta

 

Daaan, inilah ketiga pemenang lomba menulis dengan tema: campaign ‘book addict is the new sexy’, voila:

Pemenang PERTAMA dan dinobatkan menjadi DUTA MEMBACA pilihan Stiletto Book: RIAWANI ELYTA

Tulisan: Pingin "sexy"? Ayo Rajin Baca Buku!

Berhak mendapatkan:

  • Paket buku Stiletto Book senilai Rp1.250.000 (Setiap judul akan terdiri dari 2 eksemplar agar kamu bisa berbagi buku ke orang-orang terdekat)
  • Menjadi duta membaca pilihan Stiletto Book yang akan kami kirimi buku baru setiap dua bulan sekali selama satu tahun.
  • Paket merchandise Stiletto Book in Style senilai Rp250.000
  • Uang tunai sebesar Rp500.000

 

Pemenang KEDUA: BAI RUINDA

Tulisan: Buku Usang yang Tak Pernah Berhenti Berdendang

Berhak mendapatkan:

  • Paket buku Stiletto Book senilai Rp1.250.000 (Setiap judul akan terdiri dari 2 eksemplar agar kamu bisa berbagi buku ke orang-orang terdekat)
  • Paket merchandise Stiletto Book in Style senilai Rp150.000
  • Uang tunai sebesar Rp300.000

 

Pemenang KETIGA: SAYEKTI ARDIYANI

Tulisan: Saya Membaca Maka Saya Cantik

Berhak mendapatkan:

  • Paket buku Stiletto Book senilai Rp1.250.000 (Setiap judul akan terdiri dari 2 eksemplar agar kamu bisa berbagi buku ke orang-orang terdekat)
  • Paket merchandise Stiletto Book in Style senilai Rp100.000
  • Uang tunai sebesar Rp200.000

 

SURPRISE!

Ada EMPAT PEMENANG TAMBAHAN, karena apa? Karena Stiletto Book sayang kalian, para pembaca buku yang gemar menularkan virusnya pada orang lain.

 

PEMENANG KEEMPAT: DEWI RIEKA

Judul tulisan: Kenapa Membaca Bisa Bikin Seksi?

Berhak mendapatkan: Paket buku dan merchandise Stiletto Book senilai Rp250.000 (Setiap judul akan terdiri dari 2 eksemplar agar kamu bisa berbagi buku ke orang-orang terdekat)

 

PEMENANG KELIMA: NAQIYYAH SYAM

Judul tulisan: Tularkan Virus Membaca

Berhak mendapatkan: Paket buku dan merchandise Stiletto Book senilai Rp250.000 (Setiap judul akan terdiri dari 2 eksemplar agar kamu bisa berbagi buku ke orang-orang terdekat)

 

PEMENANG KEENAM: AUDIA AZIZAH AZANI

Judul tulisan: Menjadi Kutu Buku yang Kekinian

Berhak mendapatkan: Paket buku dan merchandise Stiletto Book senilai Rp250.000 (Setiap judul akan terdiri dari 2 eksemplar agar kamu bisa berbagi buku ke orang-orang terdekat)

 

PEMENANG KETUJUH: NURINA WIDIANI

Judul tulisan: Menjadi Book Addict Agar Tetap Sexy

Berhak mendapatkan: Paket buku dan merchandise Stiletto Book senilai Rp250.000 (Setiap judul akan terdiri dari 2 eksemplar agar kamu bisa berbagi buku ke orang-orang terdekat)

 

Selamat untuk KETUJUH pemenang! Selamat kepada Mbak Riawani Elyta yang sudah terpilih menjadi DUTA MEMBACA pilihan Stiletto Book. Untuk para pemenang, silakan konfirmasi data berupa: nama, alamat lengkap, nomor HP, dan nomor rekening ke email: stilovers@yahoo.com, dengan subjek: Pemenang Lomba Blog

Buat peserta lainnya, terima kasih sudah ikut menuliskan kisah-kisah seru kalian. Kisah-kisah yang inspiratif. Semoga tujuan utama kita, menyebarkan virus membaca, bisa sampai ke teman-teman pembaca blog. Thank you all!

Sampai ketemu di kontes Stiletto Book lainnya ya....

 

Salam buku! Cheeeers!

 


Share this: